Nama: Widya Larasati
Kelas : XI IA 5
Absen: 31
Artikelku..
Salahkah Kita
Berkhayal?
Berkhayal adalah salah satu kegiatan yang sangat mengsyikan.
Saat har-hari kita dipenuhi berbagai tekanan tuntutan tugas, maka kita perlu
meluangkan waktu sejenak untuk mengistirahatkan otak kita. Berkunjung ke dunia
semu di pikiran kita. Hanya ada kita dan khayalan kita. Tempat yang sangat
rahasia tanpa ada orang lain yang mengetahui. Itulah tempat berimajinasi kita. Kita
depat memikirkan apapun di sana. Memikirkan hal yang menurut kita menyenangkan
dapat merefresh otak kita sehingga
kita menjadi lebih bersemangat untuk mengerjakan tugas.
Sebagian orang berpikir bahwa berkhayal adalah hal yang
tidak berguna. Sangat menyia-nyiakan waktu yang sangat berharga dalam era
globalisasi saat ini. Berkhayal juga sering diidentikkan dengan orang malas. Sebenarnya
anggapan itu tidak sepenuhnya benar. Menurut psikolog Michael Guttridge berkhayal bukan aktivitas mewah dari orang malas. Berkhayal justru akan menambah nilai produktivitas. Dalam kasus
ini yang dimaksud dengan nilai produktivitas adalah nilai yang positif. Dengan berkhayal
kita dapat memunculkan ide-ide yang tak terduga dalam pikiran kita. Bahkan Einstein
mengatakan bahwa “energi mengikuti imajanasi”. Artinya imajinasi yang kita
ciptakan akan mengumpulkan energi yang dapat kita gunakan untuk mewujudkan
keinginan kita. Einstein telah membuktikan perkataannya itu. berawal dari
imajinasinya muncul ide-ide yang tak terduga. Lalu ia berusaha merealisasikan
ide-ide tadi dengan energi yang terkumpul saat berimajinasi. Hal tersebut yang
menghantarkan Einstein sehingga menjadi ilmuan yang hebat.
Dalam masa sekarang ini tingkat stres manusia sangat tinggi.
Dan berkhayal dapat menjadi alternatif termudah untuk mengurangi stres. Berkhayal
dapat melepaskan sejenak beban pikiran kita. Namun jangan lantas menghindar
terlalu lama dari kenyataan dan mengkhayalkan hal yang tidah berguna. Agar khayalan
kita tidak sia-sia, ada beberapa tips yang dapat digunakan.
- Berkhayal sesuatu yang menyenangkan. Sehingga jika kita sedang galau, kegalauan kita akan berkurang.
- Berkhayal demi mengembangkan kepribadian. Contohnya pada anak-anak. Mereka sering berkhayal menjadi tokoh yang hebat. Dengan begitu secara otomatis kepribadin mereka akan tersusun.
- Berkhayal menolong menghadapi kenyataan.
- Berkhayal yang mengasah kreatifitas. Perlu kita ketahui bahwa para pakar lebih banyak menggunakan khayalan mereka untuk mengungkap skema alam raya.
- Berkhayal menyusun masa depan. Dengan demikian khayalan akan menjadi sebuah visi.
- Berkhayal untuk introspeksi diri. Berdialog dengan diri sendiri, menemukan kesalahannya, lalu memperbaikinya, akan membuat hidup kita lebih baik.
Jadi, dengan mengetahui semua manfaat dan tips berkhayal
tadi, jangan lagi takut untuk bekhayal. Namun berkhayal juga tetap ada batasannya.
Jangan terlalu lama menghindar dari kenyataan hidup. Jangan berkhayal hal-hal
yang tidak berguna. Kita harus tetap dapat membedakan antara imajinasi dan
kenyataan. Agar khayalan tidak hanya menjadi sekedar khayalan, maka kita harus
mengimbanginya dengan usaha riilakan khayalan kita.
Selamat berkhayal ^.^
Referensi:










